Lost your watch?


About Blog
Greetings, Earth creature.
Name's Karina Aussie, generally called Bebek, Bey or Bex.
This blog is an old blog of mine, from March '08 to November '08. Decided to move here because of many reasons. This blog is no longer updated, just like an old full diary book. Can't delete it because of the too-many memories! Anyway thanks for visiting and please visit my newer blog. Dankje wel.

More about me:
Twitter
Myspace
Deviantart
rumahblogger



Visitor number:
hit counter code








100 Years
Tuesday, May 20, 2008
7:22 AM

Wow, it has been quite a long time i haven't post any new story here. Banyaaak banget cerita yang mau diceritain disini, tapi karena sudah lewat, saya memutuskan bahwa yang lalu biarkanlah berlalu.

Lets talk about the present. So, hari ini adalah 100 Tahun Kebangkitan Nasional Indonesia. Am i supposed to say hooray? I'm not sure, tapi yang jelas acara yang diselenggarain di stadium Gelora Bung Karno itu keren abis. Tumben deh keren, hahaha. Yang keren marching bandnya! Sama gaya-gaya tentaranya. Jadi terngiang kembali pada Bintama...... Kenangan buruk.

Pokoknya acaranya keren deh, ada macem-macem pertunjukan yang mengeksibisi kebudayaan indonesia. Sempet ada marching band, TNI, persatuan silat indonesia, saman 600 orang, sampe kembang apinya pun oke punya. Terus SBY sempet speech juga. Pas dia mulai speechnya, dia bilang, "....dan untuk Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan." Dan dengan tanpa sadar gue bergumam, "Labschool!"

Ya. Itulah refleks seorang lebskulis sejati seperti saya.

Gue kira cuman otak gue aja yang udah menderita malfungsi kerasukan setan labschool, ternyata nggak. Gue pasang PM yang menjelaskan kalo gue barusan refleks ngomong labschool, abis itu langsung banyak banget anak labsky yang bilang ke gue kalo mereka juga. Pertama kak Ghian ngomong gitu. Abis itu Noncha, Ilin, Arief, Sigi, Bella, Mutia, Tami, Bibil, menyusul. Ternyata semua anak labschool sudah terdoktrin dengan kebiasaan itu, tsk tsk tsk.

Eh ampun, gue belom bikin tugas presentasi ekonomi! Die i die.

Padahal masih banyak yang mau diceritain.......... Yah, sayonara for now, then.

Labels: